Madina – SahataNews | Santunan bagi anak yatim dan piatu yang dianggarkan dalam APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2026 menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan anak-anak yang membutuhkan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution saat menyalurkan santunan kepada anak yatim dan piatu se-Kecamatan Panyabungan Selatan di Masjid Nurul Iman, Desa Pagaran Gala-gala, Jumat (13/3/2026).

Dalam sambutannya, Atika menegaskan bahwa meskipun banyak kebutuhan pemerintahan harus dipangkas, anggaran untuk anak yatim tetap dipertahankan.

“Semua kebutuhan kami dipotong: kebutuhan pimpinan dipotong, kebutuhan dewan dipotong, kebutuhan kepala dinas dipotong, kebutuhan pembangunan jalan, air bersih dipotong. Tapi tidak dengan anak yatim,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah anak yatim di Kecamatan Panyabungan Selatan mencapai lebih dari 120 orang. Namun pada kegiatan tersebut, hanya sekitar 80 anak yang menerima santunan secara langsung.

“Sisanya kami titipkan kepada Pak Kades. Jangan dikurangi, kalau bisa ditambahi,” katanya.

Menurut Atika, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tetap berkomitmen menyisihkan anggaran untuk santunan anak yatim dan piatu.

“Tahun ini walaupun belum bisa ditambah dari tahun sebelumnya, setidaknya tidak kami kurangi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Atika juga berharap para anak yatim dan piatu serta orang tua yang hadir dapat mendoakan dirinya bersama Bupati agar diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Kabupaten Madina yang dikenal sebagai Bumi Gordang Sambilan.

Ia turut mengingatkan agar santunan yang diterima digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.

“Uangnya jangan dibelikan petasan, tembak-tembak, atau chip gim online. Belanjakan untuk kebutuhan hari raya atau keperluan sekolah,” pesannya.

Pada kegiatan tersebut, Wabup Atika didampingi Asisten Administrasi Umum Lismulyadi Nasution, Kepala Dinas Pariwisata Syukur Soripada Nasution, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Bahruddin Juliadi.

Untuk diketahui, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menganggarkan sekitar Rp1,2 miliar dalam APBD untuk santunan anak yatim dan piatu di seluruh wilayah kabupaten. (Rizqi)