Madina, SahataNews – Ribuan warga memadati kawasan Masjid Agung Nur Ala Nur, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), untuk mengantar keberangkatan 342 jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6, Minggu (26/4/2026).

Sejak pagi hari, keluarga dan kerabat tampak memenuhi area masjid. Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan, diiringi doa yang dipanjatkan bagi para jamaah yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memastikan seluruh rangkaian keberangkatan berjalan lancar. Dukungan transportasi dan layanan kesehatan disiapkan guna menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah selama perjalanan menuju embarkasi di Medan.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Madina, Bahruddin Juliadi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan armada dan pendampingan medis sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada jamaah.

“Untuk keberangkatan Kloter 6 ini, Pemkab Madina menyiapkan 11 armada bus dan 3 ambulans. Kita pastikan seluruh jamaah dapat berangkat dengan aman dan nyaman,” ujar Bahruddin saat memantau langsung proses pemberangkatan.

Rombongan dijadwalkan bertolak dari Panyabungan pada pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan darat sekitar 10 jam menuju Medan. Selama perjalanan, jamaah akan melakukan persinggahan di sejumlah titik untuk beribadah dan beristirahat.

“Perjalanan melalui Sipirok untuk salat Magrib, kemudian dilanjutkan dan salat Subuh direncanakan di Dolok Marangir. Insya Allah jamaah tiba di Asrama Haji sekitar pukul 06.30 WIB,” jelasnya.

Prosesi pelepasan berlangsung tertib meski dihadiri ribuan warga. Seluruh armada bus yang membawa jamaah akhirnya meninggalkan lokasi secara bertahap menuju Medan dengan pengawalan dan pengawasan dari petugas terkait.

Keberangkatan jamaah haji ini menjadi momen religius yang penuh makna bagi masyarakat Madina, sekaligus wujud harapan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran dan kesehatan dalam menunaikan rukun Islam kelima. (Rizqi)