Madina, SahataNews – Dinamika politik internal Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjelang Musyawarah Daerah (Musda) 2026 mulai menghangat. Wakil Ketua DPRD Madina dari Fraksi Golkar, Indah Annisa, SE, MM, secara terbuka menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Madina.

Politisi muda kelahiran Tamiang, 24 Oktober 1996 tersebut kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam bursa calon pemimpin partai berlambang pohon beringin itu.

Pencalonan Indah sekaligus membawa isu regenerasi kepemimpinan ke panggung politik lokal. Kehadirannya dinilai menjadi bagian dari upaya memberikan ruang lebih besar bagi kader muda untuk mengambil peran strategis dalam membesarkan Partai Golkar di Bumi Gordang Sambilan.

Indah membenarkan kesiapannya maju dalam kontestasi Musda Golkar Madina. Ia menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.

“Tentu program-program baik yang telah berjalan di Partai Golkar akan terus kita lanjutkan sebagaimana diamanahkan oleh partai,” kata Indah, Senin (12/10/2026).

Ia menegaskan bahwa membangun organisasi partai membutuhkan kerja sama dan soliditas seluruh kader. Jika mendapatkan kepercayaan memimpin Golkar Madina, dirinya ingin membawa organisasi tersebut semakin maju dan semakin dicintai masyarakat.

“Perjalanan organisasi terus bergerak, menghadirkan energi baru sekaligus melanjutkan kerja dan pengabdian yang telah dibangun bersama,” sebutnya.

Sinyal dukungan terhadap langkah politik Indah juga datang dari Ketua DPD Partai Golkar Madina saat ini, H. Aswin Parinduri, yang merupakan ayah kandung Indah.

Aswin mengungkapkan bahwa putri daerah asal Kecamatan Kotanopan tersebut telah mengantongi dukungan dari puluhan Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Mandailing Natal.

Dukungan tersebut menjadi salah satu perkembangan menarik dalam peta persaingan menuju kursi Ketua DPD Golkar Madina periode mendatang.

Meski mendukung pencalonan Indah pada Musda kali ini, Aswin tetap mengingatkan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan di tubuh partai.

Menurutnya, Partai Golkar merupakan organisasi milik bersama sehingga harus terus memberikan kesempatan kepada kader-kader baru untuk berkembang dan mengambil tanggung jawab kepemimpinan.

“Kita perlu regenerasi yang terus berkelanjutan karena partai ini bukan milik pribadi, melainkan milik bersama. Saya berharap untuk periode-periode berikutnya setelah ini lahir kembali kader-kader baru,” jelas Aswin.

Dari sisi pendidikan, Indah Annisa memiliki latar belakang akademis yang cukup kuat. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2019 dan menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di universitas yang sama pada 2023.

Alumni SMA Negeri 1 Matauli Pandan tersebut juga memiliki pengalaman di dunia profesional dan usaha. Ia pernah menjabat sebagai Komisaris PT Karya Muda Nasional periode 2018–2023 serta Manajer Keuangan PT Tamiang Karya periode 2021–2023.

Sementara dalam perjalanan politiknya, Indah pernah mengikuti Executive Education Program for Young Political Leaders 12 yang diselenggarakan Golkar Institute di Jakarta pada Juni 2023.

Program tersebut memberikan pembekalan mengenai analisis kebijakan publik, komunikasi politik, strategi pemenangan, hingga tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Saat ini, Indah juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Madina dari Fraksi Golkar. Posisi tersebut menjadi bagian dari pengalaman politik dan kelembagaan yang dimilikinya.

Munculnya nama Indah Annisa dalam bursa calon Ketua DPD Golkar Madina menjadikan Musda 2026 semakin menarik untuk dicermati.

Selain persoalan dukungan dan konsolidasi kader, kontestasi ini juga membawa pesan penting mengenai regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar.

Namun, dukungan yang telah disampaikan sejumlah Pimpinan Kecamatan bukan berarti proses pemilihan telah berakhir. Seluruh tahapan dan keputusan tetap harus mengikuti mekanisme serta ketentuan organisasi Partai Golkar.

Kini, publik politik Madina menantikan bagaimana dinamika Musda akan berlangsung dan siapa figur yang akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk menakhodai Partai Golkar Madina.

Apakah Indah Annisa mampu mengonsolidasikan dukungan kader dan merebut kursi Ketua DPD Golkar Madina 2026? Jawabannya akan ditentukan melalui proses Musda mendatang.