MEDAN, SahataNews – Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali bergerak. Kali ini, jabatan Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Sumut mengalami pergantian meski pejabat sebelumnya belum genap 100 hari menduduki posisi strategis tersebut.
Brigjen Pol Pamen Naek Simanjuntak resmi dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Nomor ST/2251/X/KEP./2026 tertanggal 10 Oktober 2026.
Dalam mutasi tersebut, Pamen Naek Simanjuntak mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Madya Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Posisi yang ditinggalkannya kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.
Mutasi tersebut menjadi perhatian karena Pamen Naek Simanjuntak baru menjabat sebagai Wakapolda Sumut sejak 30 Juli 2026. Artinya, ia hanya sekitar 72 hari menduduki jabatan tersebut sebelum kembali mendapat penugasan baru.
Pergantian itu tertuang dalam surat telegram yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Deni Dharmapala.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan adanya rotasi jabatan tersebut.
Menurutnya, mutasi maupun rotasi merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Polri dan dilakukan berdasarkan pertimbangan serta kebutuhan institusi.
“Mutasi maupun rotasi merupakan hal biasa. Pasti semuanya berdasarkan pertimbangan dan sesuai kebutuhan organisasi,” kata Ferry saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2026).
Pergantian Wakapolda Sumut ini menambah daftar perubahan pejabat strategis di lingkungan Polda Sumut dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya, pada Sabtu (3/10/2026), Kapolri juga melakukan pergantian pucuk pimpinan Polda Sumut. Irjen Pol Sonny Irawan ditunjuk menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.
Sementara itu, Irjen Whisnu mendapat penugasan baru sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri setelah memimpin Polda Sumut selama kurang lebih 2 tahun 2 bulan.
Irjen Pol Sonny Irawan kemudian melaksanakan apel perdana sebagai Kapolda Sumut pada Kamis (8/10/2026) di Lapangan K.S. Tubun Mapolda Sumut.
Kedatangannya disambut dengan pengalungan bunga, pemberian ulos, serta tarian tradisional Melayu dan Batak.
Dalam amanat perdananya, Sonny menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjalankan tugas kepolisian secara profesional.
Dengan bergantinya Kapolda dan Wakapolda dalam waktu berdekatan, kepemimpinan baru di Polda Sumut kini menghadapi tantangan untuk memperkuat soliditas internal, menjaga stabilitas keamanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (Rizqi)
