MADINA, SahataNews – Senyum bahagia akhirnya menghiasi wajah Asmaul Husna setelah biaya awal keberangkatannya untuk menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, berhasil terkumpul bahkan melebihi target.
Lulusan Madrasah Aliyah Swasta Pondok Pesantren Subulussalam itu kini dipastikan dapat berangkat ke Mesir setelah berbagai elemen masyarakat bergotong royong menggalang dana demi mewujudkan impiannya.
Kepastian tersebut diperoleh setelah masyarakat Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyerahkan bantuan sebesar Rp27 juta hasil urunan warga. Dengan tambahan tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp51 juta.
Bantuan diserahkan langsung kepada Asmaul Husna yang didampingi kedua orang tuanya dan disaksikan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Utara Aswin Parinduri serta Wakil Ketua DPRD Madina Indah Annisa.
Penyerahan bantuan berlangsung di sela-sela kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang dilaksanakan Aswin Parinduri di Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Sabtu (11/7/2026).
Kepala Desa Muara Botung, Muhammad Nur, mengatakan bantuan tersebut merupakan inisiatif murni masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan putri daerah tersebut.
“Atas nama masyarakat Desa Muara Botung, saya menyerahkan bantuan ini. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Muhammad Nur saat menyerahkan bantuan didampingi Syahrin, salah seorang warga.
Sementara itu, Aswin Parinduri mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu keberangkatan Asmaul Husna. Menurutnya, semangat gotong royong masyarakat Madina, khususnya di wilayah Kotanopan, masih sangat kuat.
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak menyerah dalam mengejar cita-cita meski menghadapi keterbatasan ekonomi maupun tinggal di daerah terpencil.
“Contohnya Asmaul Husna, warga Desa Patialo yang mampu mewujudkan mimpinya untuk kuliah di Al Azhar Kairo. Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” katanya.
Dengan penuh haru, Asmaul Husna menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan impiannya menuntut ilmu di Negeri Para Nabi.
“Ucapan terima kasih kepada Bapak H. Aswin Parinduri yang telah memfasilitasi keberangkatan saya. Terima kasih juga kepada Bupati Mandailing Natal, Camat Kotanopan, H. Diara Nasution, masyarakat Desa Muara Botung, alumni Ponpes Subulussalam, dan seluruh dermawan yang telah membantu saya,” ujarnya.
Ia berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh selama menempuh pendidikan di Mesir dan kelak mengabdikan ilmu yang diperoleh untuk Indonesia.
Perwakilan Forum Jurnalis Mandailing Julu, Lokot Husda Lubis, menjelaskan bahwa penggalangan dana yang berlangsung sekitar satu bulan berhasil menghimpun dana sebesar Rp51 juta, melampaui target awal. Seluruh dana tersebut dipastikan diserahkan kepada Asmaul Husna untuk mendukung keberangkatannya.
Diketahui, Asmaul Husna diterima di Universitas Al Azhar Kairo untuk kedua kalinya. Tahun sebelumnya ia gagal berangkat karena keterbatasan biaya. Tahun ini, berkat dukungan masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para dermawan, putri pasangan Umaruddin Nasution dan Daniah Batubara itu akhirnya dapat mewujudkan impiannya.
Selama menempuh pendidikan di Kairo, Asmaul Husna akan memperoleh beasiswa. Kendala utama yang dihadapinya hanyalah biaya keberangkatan dan kebutuhan awal di Mesir yang diperkirakan sekitar Rp36 juta, dan kini kebutuhan tersebut telah terpenuhi berkat kepedulian berbagai pihak. (Rizqi)

