MADINA, SahataNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memanfaatkan euforia Piala Dunia FIFA 2026 sebagai momentum untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) di Alun-alun Taman Panyabungan, Rabu (1/7/2026) malam.
Kegiatan yang menayangkan pertandingan babak 32 besar antara Pantai Gading melawan Norwegia tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tanggal 14 Juni 2026 tentang dukungan penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026.
Nobar yang dihadiri Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu disambut antusias masyarakat. Ratusan warga memadati kawasan Alun-alun Taman Panyabungan untuk menyaksikan pertandingan sekaligus menikmati suasana kebersamaan.
Dalam sambutannya, Atika mengatakan penyelenggaraan nobar bukan hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima di sekitar lokasi.
“Malam ini Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tanggal 14 Juni 2026 terkait dukungan penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026,” ujar Atika.
Ia menjelaskan, sebelum adanya kegiatan nobar, sebagian besar pelaku UMKM di kawasan Alun-alun biasanya menutup lapak sebelum pukul 00.00 WIB. Namun, dengan digelarnya nobar, mereka dapat memperpanjang jam operasional hingga pertandingan berakhir.
Menurut Atika, kondisi tersebut memberikan dampak positif terhadap pendapatan para pelaku usaha.
“Dengan adanya nobar ini, pendapatan pelaku UMKM diperkirakan meningkat sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan penghasilan harian biasanya,” katanya.
Ia menambahkan, dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat menjadi salah satu alasan utama Pemerintah Kabupaten Madina menggelar nobar di ruang publik. Selain meningkatkan aktivitas ekonomi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Meski demikian, Atika mengakui pemerintah daerah belum dapat menggelar nobar setiap malam karena padatnya agenda pemerintahan. Kendati begitu, masyarakat tetap dipersilakan memanfaatkan kawasan Alun-alun Taman Panyabungan sebagai lokasi menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.
“Kemungkinan setelah babak 16 besar kami akan lebih sering menggelar nobar di pusat Kota Panyabungan,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Atika turut memprediksi Norwegia akan meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Pantai Gading.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Madina berharap euforia Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM dan menggerakkan roda perekonomian daerah.(Rizqi)

