Madina, SahataNews – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 di Lapangan Kantor Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Rabu (06/05/2026).

Bupati Madina, Saipullah Nasution, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas seluruh personel Satpol PP.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi anggota di lapangan yang selama ini dinilai telah bekerja maksimal, baik dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat maupun dalam penanganan kebakaran.

“Satpol PP memiliki peran vital dalam menegakkan peraturan daerah serta menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Saipullah turut mendorong seluruh personel dan jajaran pejabat di lingkungan Satpol PP agar aktif memanfaatkan media sosial. Menurutnya, banyak laporan masyarakat yang kini disampaikan melalui platform seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp.

“Pemanfaatan media sosial menjadi bagian dari respons cepat dalam menangani berbagai kejadian, seperti kebakaran hutan maupun kebakaran rumah warga,” ujarnya.

Bupati juga menginstruksikan peningkatan kegiatan patroli dan sosialisasi, serta meminta Satpol PP turut bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Madina.

Tak hanya itu, ia memerintahkan Kepala Satpol PP untuk memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam dan hotel yang diduga melanggar aturan, menyusul banyaknya laporan yang diterima dari masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah berencana menjalin koordinasi dengan sejumlah perusahaan guna mendukung penambahan armada pemadam kebakaran. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kecepatan penanganan kebakaran di wilayah yang masih sulit dijangkau.

“Meski armada sudah ditempatkan di beberapa kecamatan seperti Siabu, Kotanopan, dan Natal, masih ada daerah yang membutuhkan akses penanganan lebih cepat,” pungkasnya. (Rizqi)