Madina – SahataNews | Isu mengenai enam kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang disebut-sebut akan mengundurkan diri dalam beberapa hari terakhir akhirnya mendapat tanggapan dari Bupati.
Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution mengatakan, pengunduran diri merupakan hak setiap pejabat dan merupakan bagian dari dinamika dalam pemerintahan, terutama bagi mereka yang merasa tidak mampu lagi menjalankan tugasnya.
“Saya pikir itu kan perjalanan seorang kepala dinas. Kalau memang beliau merasa bahwa dalam melaksanakan tugasnya tidak bisa mengikuti, tentu itu hak beliau,” ujar Saipullah usai sidang paripurna peringatan HUT ke-27 Kabupaten Mandailing Natal, Senin (9/3/2026).
Meski demikian, Saipullah menegaskan hingga saat ini dirinya belum menerima surat pengunduran diri dari keenam pejabat yang dimaksud.
“Saya belum menerima permohonannya. Nanti kalau sudah saya terima, saya akan panggil,” katanya.
Sebelumnya, kabar mengenai pengunduran diri enam kepala OPD tersebut sempat menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa para pejabat tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan khusus (riksus).
Isu tersebut semakin menguat setelah dalam sidang paripurna HUT ke-27 Kabupaten Mandailing Natal, jumlah kepala OPD maupun pejabat setingkat kepala bagian yang hadir terlihat lebih sedikit dari biasanya.(Rls)

