Madina – SahataNews | Setelah sempat terisolasi akibat longsor, akses jalan penghubung Desa Banjar Malayu–Muarasoma, Kecamatan Batang Natal, akhirnya bisa digunakan kembali. Ruas jalan baru sepanjang 2,3 kilometer yang dibuka Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, langsung menjajal jalan tersebut saat berkunjung ke lokasi pada Kamis (22/1/2026). Ia didampingi sejumlah pejabat daerah, dan Camat Batang Natal Wahyu Hidayat.

“Kedatangan saya ini sekaligus untuk mencoba dan meresmikan pembukaan jalan yang kami kerjakan sejak Desember 2025 hingga Januari 2026,” ujar Saipullah.

Bupati menjelaskan, pembukaan jalan baru ini merupakan langkah darurat setelah pada 4 Desember 2025 terjadi longsor besar yang memutus total jalan utama menuju Desa Banjar Malayu. Akibatnya, akses kendaraan sempat terhenti total.

“Karena jalan lama putus total, kami membuka jalur baru sepanjang 2,3 kilometer agar mobilitas masyarakat kembali normal,” jelasnya.

Meski jalan sudah bisa dilalui, Saipullah mengakui pekerjaan belum sepenuhnya rampung. Masih diperlukan tahapan lanjutan, seperti pengerasan dan pelebaran, mengingat medan perbukitan yang cukup ekstrem.

“Tidak mungkin membuka jalan secara tegak lurus. Karena itu, kami mengikuti kontur dan lereng perbukitan agar kendaraan dapat melintas dengan aman,” tambahnya.

Selain itu, Saipullah mengungkapkan kabar penting lainnya. Pemkab Madina telah mengusulkan perbaikan jalan Panyabungan–Natal sepanjang 12 kilometer, termasuk pengaspalan menuju Desa Banjar Malayu, dengan total anggaran yang diajukan mencapai Rp35 miliar.

“Ini bagian dari konsep recovery pascabencana. Kami optimis dan sangat berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan jalan ini,” pungkasnya.(Rizqi)