SahataNews – Madina | Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana alam di wilayah Sulang Aling, Sabtu (13/12/2025).
Aksi solidaritas tersebut merupakan respons cepat terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan segera pascabencana. Bantuan disalurkan langsung ke tangan warga sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran nyata di tengah situasi darurat.
Dengan mengusung semangat gotong royong, bantuan berupa paket kebutuhan pokok, perlengkapan sehari-hari, serta bahan pendukung lainnya diserahkan secara simbolis di Desa Lubuk Apundung II. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berupaya memulihkan kehidupan mereka pascamusibah.
Meski harus menempuh perjalanan panjang, sekitar enam jam melalui jalur darat dan empat jam menyusuri sungai, hal tersebut tidak menyurutkan langkah rombongan untuk menjangkau wilayah terdampak. Di tengah keterbatasan akses dan kondisi lapangan yang menantang, kehadiran relawan menjadi bentuk solidaritas dan penguatan moril bagi warga.
Ketua DPC GMNI Mandailing Natal, Rajab Husein Hasibuan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap sesama.
“Perjalanan panjang dan medan yang sulit tidak menghalangi niat kami untuk hadir dan berbagi dengan saudara-saudara kita di Sulang Aling. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan harapan baru bagi masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal turut memberikan dukungan penuh terhadap aksi kemanusiaan tersebut. Sinergi antara GMNI, SEMMI, dan Pemerintah Daerah Madina menjadi bukti komitmen bersama dalam menghadapi situasi darurat serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. (Rizqi)

