SahataNews – Tambangan | Jalan penghubung Desa Pastap – Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal kembali tertimbun longsor pada Rabu pagi (10/12/2025). Informasi ini diketahui dari unggahan video akun Facebook Pemdes Pastap.
Dalam video tersebut tampak material longsor menimbun badan jalan sepanjang kurang lebih tiga meter. Sejumlah warga terlihat melakukan gotong royong untuk membersihkan material tanah dan batu yang menutup akses jalan. Anak-anak berseragam sekolah SMP serta beberapa warga juga tampak melintas di lokasi kejadian.

Kepala Desa Pastap, Muhammad Raja Lubis, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa longsor terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIB. “Longsor diperkirakan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi sejak kemarin sore hingga hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa longsor berasal dari dinding tebing bekas kerukan alat berat yang kembali runtuh akibat kondisi tanah yang labil dan curah hujan yang meningkat. “Alhamdulillah pagi ini kami bersama warga sudah membawa peralatan untuk membersihkan material longsor. Insya Allah masih bisa kita tangani secara manual,” tambah Raja.
Ia juga menyebutkan bahwa dua mobil pengangkutan anak sekolah sempat tertahan akibat tertutupnya badan jalan, namun kini sudah dapat melintas setelah dilakukan pembersihan awal.
Raja mengimbau masyarakat, baik yang melintas maupun yang tinggal di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), agar tetap meningkatkan kewaspadaan. “Hingga saat ini intensitas hujan masih cukup tinggi. Kami harap warga selalu berhati-hati,” pungkasnya. (Rizqi)

