Jakarta,  Guna menjamin kelancaran dan ketertiban aksi solidaritas bela Palestina yang digelar oleh Front Persaudaraan Islam (FPI) DKI Jakarta, Kepolisian telah mengerahkan 739 personel gabungan di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta Pusat pada Minggu (10/11).

Personel ini terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan beberapa instansi terkait lainnya, dengan tujuan memastikan situasi berlangsung aman dan kondusif.

“Sebanyak 739 personel telah kami libatkan dalam rangka pengamanan hari ini. Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas dan ketertiban selama aksi berlangsung,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro.

Susatyo mengungkapkan, personel gabungan ini ditempatkan pada titik-titik strategis di sekitar area Kedubes AS agar pelaksanaan aksi tidak mengganggu aktivitas publik di sekitarnya.

Mengenai arus lalu lintas, Kapolres menjelaskan bahwa pengaturan bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi massa di lapangan. “Apabila jumlah massa terkendali, lalu lintas akan beroperasi seperti biasa. Namun, jika terjadi peningkatan massa secara signifikan, kami akan melakukan pengalihan arus di Jalan Merdeka Selatan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang melewati kawasan Monas agar menggunakan jalur alternatif untuk menghindari potensi kemacetan.

Sebagai bentuk pengamanan berbasis pendekatan humanis, personel yang bertugas telah diinstruksikan untuk tidak membawa senjata api serta mengutamakan dialog dan pendekatan persuasif. “Kami mengedepankan prinsip humanis dalam pengamanan ini dan menghormati hak warga untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai,” ujar Susatyo.

Pendekatan ini juga mencakup perlakuan yang profesional terhadap seluruh massa aksi, dengan tetap menjaga keselamatan dan ketertiban umum.

Lebih lanjut, Susatyo meminta agar para koordinator aksi dan orator dapat menjaga ketertiban serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan ketertiban. Diharapkan agar aksi berlangsung dengan santun, menghormati pengguna jalan, serta menjaga fasilitas publik di sekitar lokasi.

Melalui sinergi antarinstansi dan kesiapsiagaan personel, diharapkan aksi solidaritas ini dapat berjalan secara tertib dan damai, menjadi contoh pelaksanaan hak demokrasi yang bertanggung jawab serta menghormati ketentuan hukum yang berlaku.(Red)

Sumber : Antara News