Kotanopan – SahataNews | Kecelakaan beruntun melibatkan empat unit mobil terjadi di Kelurahan Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu malam (15/2/2026) sekira pukul 19.30 WIB. Salah satu kendaraan yang terlibat adalah mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Madina yang berpos di Kotanopan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, keempat mobil mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Saat ini kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani oleh Polsek Kotanopan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, insiden bermula saat satu unit mobil Toyota Avanza yang dikemudikan Sihombing, warga Tarutung, melaju dari arah Panyabungan menuju Muara Enim. Setibanya di Kelurahan Kotanopan, tepatnya setelah melewati Jembatan Singengu, mobil tersebut menghantam bagian tengah median jalan.

Benturan itu menyebabkan kendaraan terbalik di badan jalan, sementara coran semen median hancur dan batu-batu berserakan di lokasi kejadian.

Dalam waktu hampir bersamaan, mobil Damkar milik Pemkab Madina melintas dari arah Kotanopan untuk mengisi air guna memadamkan kebakaran di wilayah Jambur Tarutung Kotanopan. Tanpa disadari, ban mobil Damkar menggilas batu median yang berserakan akibat kecelakaan sebelumnya.

Akibatnya, sopir Damkar kehilangan kendali. Kendaraan tersebut membelok ke arah kanan jalan dan menghantam dua mobil yang sedang terparkir, masing-masing jenis Escudo dan Avanza. Kedua mobil yang diparkir itu pun mengalami kerusakan.

Peristiwa ini langsung menarik perhatian warga sekitar. Salah seorang tokoh masyarakat Kotanopan, Irham Sururi, menyoroti kondisi penerangan jalan di lokasi kejadian yang dinilai kurang memadai.

“Suasana penerangan di lokasi kecelakaan cukup gelap. Lampu jalan di trotoar Kotanopan hampir semuanya mati. Kalau tidak salah ada sekitar tujuh sampai delapan lampu yang mati total dan kondisi ini sudah lama berlangsung,” ujarnya.

Irham berharap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal segera melakukan perbaikan lampu jalan yang rusak demi keselamatan pengguna jalan.

“Kotanopan sepertinya gelap gulita. Kalau dibiarkan terus, dikhawatirkan akan mengundang kecelakaan seperti yang barusan terjadi,” tambahnya.(Rls)